0

TUGAS SOFTSKILL IMPLEMENTASI SISTEM#4



1. Fase Awal Pengembangan Sistem
Fase awal pengembangan sistem mengutamakan kemampuan pemakai dalam mengoperasikannya. Fase awal terdiri dari :
• Perencanaan sistem
• Analisis sistem
• Perancangan sistem secara umum/konseptual
• Evaluasi dan seleksi sistem

1.1 Fase Perencanaan Sistem
1.1.1 Latar Belakang Pengembangan Sistem
Perkembangan teknologi (tele)komunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut “information age” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. e-Commerce merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik. Meskipun penggunaan media elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi
desakan bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini.
1.1.2 Tujuan Dari Pengembangan Sistem
Tujuan dari pengembangan sistem ini adalah memudahkan dalam melakukan transaksi jual beli secara online dan dapat langsung memilih/melihat produk serta harganya melalui website e-Commerce.


1.1.3 Batasan Masalah
Dalam pengembangan sistem ini, penulis membatasi posting ini hanya menjelaskan tentang implementasi dan security saja.


1.1.4 Studi Faktor Kelayakan
• Kelayakan Teknis
Perancangan Sistem Informasi tentang penjualan tidak begitu membutuhkan spesifikasi computer yang canggih, perancangan ini membutuhkan spesifikasi berstandar seperti.
OS Windows XP atauVISTA
128MB RAM
1GB HDD
Video Card 64MB

• Kelayakan Ekonomis
Sistem ini mempunyai nilai yang ekonomis, karena tidak terlalu berorintasi pada hardware yang canggih dan operator yang mempunyai keahlian khusus, jadi banyak biaya yang dapat di kurangi dengan memakai sistem ini seperti : biaya merekrut tenaga ahli, biaya perangkat lunak dan perangat keras yang dipakai.
• Kelayakan Legal
Pada sistem e-Commerce ini tidak menimbulkan konflik antara sistem yang sedang dipertimbangkan dengan kemampuan perusahaan untuk melaksanakan kewajibannya, karena dalam perancangan sistem ini membutuhkan biaya yang besar.
• Kelayakan Operasional
Pada sistem ini, prosedur dan keahlian pegawai sudah cukup untuk mengoperasikan sistem yang dirancang untuk kesuksesan sistem ini.
• Kelayakan Rencana
Pada sistem ini hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk membuat sepenuhnya sistem ini dapat dioperasikan.


1.1.5 Studi Faktor Strategis
Produktivitas
Pada sistem ini, tidak membutuhkan banyak biaya, karena hanya membutuhkan minimal 1 server komputer untuk mengoperasikan sistem tersebut dalam kegiatan nyata. Dan pada tahap ini perancang sistem bisa menghilangkan atau mengurangi biaya tambahan yang tidak berarti.

Diferensiasi
Dengan adanya sistem ini pelayanan berbasis komputerisasi, pelayanan yang diberikan akan lebih cepat, proses lebih mudah untuk dilaksanakan, proses pembagian lebih terstruktur, lebih mudah dan cepat.

Manajamen
Pada perancangan ini dapat menyediakan informasi yang berguna bagi para pembeli yang ingin bertransaksi secara online dan tanpa batas.
lanjut, put! »
2

TULISAN SOFTSKILL ROKOK=MISKIN

ROKOK = MISKIN

Rokok sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat dunia, khususnya Indonesia. Bahkan posisi nya hampir menyamai posisi Beras sebagai kebutuhan pokok utama masyarakat Indonesia. Tidakkah kita khawatir bila suatu saat Rokok berada di posisi puncak kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Bisa saja tiba-tiba kita makan siang nasi dengan lauk rokok. Hal yang lucu tapi bisa saja terjadi bukan?
Banyak orang yang beranggapan bahwa jika rokok dapat membuat lebih relaks. Saya percaya kalau ada yang mengatakan merokok itu membuat perokok nya lebih rileks. Mungkin yang lebih tepat bukan karena rokoknya, tetapi sugesti perokok yang apabila melakukan kegiatan merokok, maka akan lebih fokus sebab kegiatan merokok hanya menggunakan gerakan tangan dan gaya menghisap dan menghembuskan asap. Gerakan yang menuntut perokoknya untuk santai, sehingga rasa nyaman dan rileks pun akan didapat oleh perokok. Lalu apakah untuk lebih rileks harus dengan merokok?.
Saya rasa masih banyak kegiatan lain yang lebih bermanfaat untuk membuat kita lebih rileks. Contohnya seperti melukis, mendengarkan musik, berbaring santai di beranda rumah, atau bahkan tidur. Kegiatan sepele memang, tapi setidaknya bermanfaat dan tidak merusak kesehatan dibandingkan apabila rileks dengan kegiatan merokok. Sepintas memang dengan merokok membuat lebih tenang, tapi sekaligus merusak kesehatan sang perokok dan perokok pasif disekitarnya.
Antisipasi untuk perokok pasif yang sudah terlihat sekarang ini adalah disediakannya Smoking Room/Area di tempat – tempat umum. Hal ini memang mengurangi resiko para perokok pasif, dan menghargai hak orang-orang yang tidak merokok untuk menghirup udara bebas asap rokok. Tapi bagaimana dengan perokok aktif nya. Dengan ada nya Smoking Room/Area seakan-akan melegalisir para perokok untuk meneruskan kegiatan merokok asalkan merokok pada tempatnya dan tidak merugikan perokok pasif.Pemerintah tidak mungkin melarang masyarakat untuk tidak merokok, selama industri rokok masih tetap menguntungkan yang dikatakan sebagai surplus ekonomi tembakau.
Kalau anda berpendapat bahwa dengan merokok dapat membantu petani tembakau untuk meningkatkan kesejahteraannya, coba piker lagi. Menurut artikel yang saya baca, , versi data BPS (Badan Pusat Statistik), jumlah petani tembakau cenderung menurun 40 persen, dari 913.000 tahun 2001 menjadi 582.000 tahun 2007.
Data ekspor impor menunjukkan bahwa selama 17 tahun (1990-2007) terjadi kecenderungan peningkatan nilai impor daun tembakau, bahkan Indonesia juga mengimpor tembakau dari Singapura. Pada tahun 2007, Indonesia defisit 97 juta dollar AS dalam perdagangan daun tembakau. Selain akibat (cukong) impor, petani tembakau juga tereksploitasi akibat adanya cukong (tengkulak) tembakau dalam negeri. Harga tembakau dibeli murah oleh para tengkulak dan dijual mahal kepada pabrik rokok (kompas.com, ”ITCN Tolak Intervensi Industri Rokok”, 24 Februari 2010).
Menurut Ketua Koalisi untuk Indonesia Sehat Prof dr Firman Lubis, keuntungan industri rokok sekitar Rp 13 triliun, sementara kerugian yang ditimbulkan lewat biaya kesehatan dalam APBN mencapai Rp 42 triliun lebih. Dengan kata lain, uang rakyat ”tercuri” lewat konsumsi rokok yang eksploitatif.
Jadi menurut saya dari sebungkus rokok yang kita beli, tidak mempunyai andil besar bagi kesejahteraan petani tembakau, tetapi menguntungkan bagi para tengkulak tembakau dan Negara tetangga Singapura pengimpor tembakau ke Indonesia. Bahkan dengan merokok Negara kita juga telah merugi untuk menutupi biaya kesehatan.
Dari sisi ekonomi kesehatan, merokok merenggut kesehatan rakyat dan berbiaya tinggi. Sebab, dalam kandungan setiap batang rokok terdapat lebih kurang 4.000 zat kimia, antara lain nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik. Zat yang sudah secara faktual mengakibatkan penyakit kanker, penyakit jantung, impotensi, penyakit darah, enfisema, bronkitis kronik, dan gangguan kehamilan. Ini biaya tinggi ekonomi kesehatan bagi rakyat.
Selain itu, rokok juga dapat menciptakan rantai kemiskinan bagi kaum miskin. Tidak percaya? Menurut artikel yang saya baca di kompas.com, pengeluaran rokok bagi rumah tangga miskin mencapai Rp 117.624 per bulan, sedangkan pendapatan masyarakat miskin tertinggi kedua digunakan untuk membeli rokok, yaitu 12,4 persen dari pendapatan, sehingga dana untuk konsumsi gizi dan pendidikan tergusur.
Sangat disayangkan masyarakat miskin lebih mementingkan membeli rokok daripada memenuhi kebutuhan gizi dan pendidikan bagi anak-anaknya. Dimana gizi dan pendidikan yang baik adalah bekal penting bagi generasi penerus kita.
Mungkin bagi perokok aktif, mereka merasa mempunyai hak untuk menghabiskan waktu dan uangnya melakukan kegiatan merokok. Tetapi tidak ada salahnya mari kita memikirkan sebenarnya apakah merokok itu benar-benar bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Dapat saya simpulkan merokok itu jelas merusak kesehatan dan memiskinkan. Coba saja dihitung berapa pengeluaran anda untuk membeli rokok dalam sehari? Berapa uang yang akan dikeluarkan pada saat nya nanti terkena penyakit kanker, penyakit jantung, impotensi, penyakit darah, enfisema, bronkitis kronik, dan gangguan kehamilan karena kebiasaan anda merokok? Berapa banyak uang yang dapat dihemat apabila tidak membeli rokok, dan dialokasikan untuk kebutuhan pokok dan pendidikan?. Coba saja dihitung-hitung, dibandingkan dan direnungkan. Apabila anda merasa bersalah setelah memikirkan hal tersebut, maka mulailah berhenti merokok. lanjut, put! »
2

BANYAK PLANET BARU DITEMUKAN!!

Kalian tau ga sih ternyata dalam tata surya kita sekarang banyak ditemukan planet baru.
Para ahli ada planet yang mirip dengan bumi menurut Artist's rendition of atmosphere around planet. Planet itu ukurannya lebih besar daripada bumi.

Sejak pertengahan tahun 1990an, para ahli astronomi telah menemukan lebih dari 170 planet yang mengorbit bintang-bintang di luar tata surya kita. Tetapi planet terbaru yang ditemukan di pusat bimasakti kita ini berbeda, dan membuat para pakar yakin bahwa mungkin banyak bumi lain di luar sana.

Tapi ada lagi yang lebih mirip dengan bumi.menurut New planet - by artist Trent Schindler at the National Science Foundation. Planet terbaru yang diidentifikasi di luar tata surya kita itu lebih mirip dengan bumi. Ke-73 ilmuwan di 10 negara yang melacaknya memperkirakan bahwa besarnya hanya lima setengah kali bumi, dan letaknya lebih jauh dari bintang dibandingkan planet-planet lain, yaitu dua setengah kali jarak bumi dari matahari.

Salah satu penemu planet itu, David Bennett dari Universitas Notre Dame di Indiana mengatakan, itu berarti bahwa letaknya di luar zone yang dapat dihunin kehidupan, karena suhu permukannya 220 derajat di bawah nol Celcius. Namun, katanya, ini lebih menarik daripada planet-planet yang bersuhu tinggi di luar tata surya kita. Kemudian menurut penelitian dari CfAPlanetaryLightBerman23Mar052150,penemuan ini melibatkan sebuah teknik pencarian baru yang berbeda dengan yang digunakan untuk menemukan planet-planet lain. Cara baru itu menggunakan fenomena alam yang disebut microlensing. Dengan teknik ini, cahaya dari bintang yang jauh diperbesar oleh gravitasi bintang di dekatnya, seperti cahaya lampu sorot yang melewati kaca pembesar. Kalau suatu planet mengorbit bintang yang ada di latar belakang, gravitasinya dapat meningkatkan kecerahan cahanya.

Para periset mengatakan, kelebihan microlensing adalah teknik itu dapat mendeteksi planet-planet bermassa rendah. Tentu saja teknik ini dapat mengamati bintang-bintang besar seperti Jupiter secara lebih mudah, tetapi sebegitu jauh baru menemukan dua. David Bennett mengatakan, kalau bintang-bintang besar jumlahnya lebih banyak di alam semesta, microlensing tentunya akan menemukan lebih banyak lagi. David Bennett dan rekan-rekannya yang melaporkan penemuan ini dalam jurnal Nature mengatakan, microlensing kemungkinan besar akan menemukan planet-planet bermassa rendah lebih banyak, dalam bulan-bulan mendatang.


Michael Turner dari Yayasan Sains Nasional Amerika yang membantu pendanaan riset ini mengatakan, penemuan ini adalah terobosan penting dalam usaha menemukan jawaban atas pertanyaan “Apakah ada mahluk lain di alam semesta ini, selain di bumi?.”

Dengan ditemukannya lebih dari 170 planet di luar tata surya selama 11 tahun terakhir ini, tambahnya, petualangan untuk mencari jawaban atas pertanyaan itu telah dimulai. lanjut, put! »
0

PENERAPAN SISTEM KOMPUTER

Dalam tulisan ini saya mengambil suatu komputer sebagai suatu sistem, subsistem dari komputer tersebut adalah CPU, monitor, mouse, keyboard, harddisk, motherboard dan sebagainya.



PENERAPAN KOMPUTER SEBAGAI SUATU SISTEM

Masukan (Input) Sistem

Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran .Didalam sistem komputer, sistem operasi adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data yang dimasukkan melalui keyboard adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

Keluaran (Output) Sistem

Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna . Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supersistem.Untuk sistem komputer, informasi berupa tampilan dimonitor adalah keluaran yang dibutuhkan.

Pengolah (Process) Sistem

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.Didalam sistem komputer penerapan proses sistem dilakukan oleh processor (CPU) yg membuat data yang dimasukkan menjadi informasi yang berupa keluaran yang dibutuhkan.

Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal)

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempnyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya. Perbedaan suatu sasaran dan suatu tujuan adalah, tujuan biasanya dihubungkan dengan ruang lingkup yang lebih luas dan sasaran dalam ruang lingkup yang lebih sempit. Bila merupakan suatu sistem utama, seperti misalnya sistem bisnis perusahaan, maka istilah goal lebih tepat diterapkan. Untuk sistem akuntansi atau sistem-sistem lainnya yang merupakan bagian atau subsistem dari sistem bisnis, maka istilah objectives yang lebih tepat. Jadi tergantung dari ruang lingkup mana memandang sistem tersebut. Seringkali tujuan dan sasaran digunakan bergantian dan tidak dibedakan. Tujuan dari sistem komputer ini adalah untuk menciptakan komunikasi antara user dengan hardware (komputer).

Sekian penjelasan saya tentang Sistem Komputer, semoga artikel yang saya buat ini bermanfaat bagi pembaca. lanjut, put! »
0

Implementasi Sistem Informasi # (SOFT SKILL)

Sistem berasal dari bahasa latin (systēma) dan bahsa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika sering kali bisa dibuat.


Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.


Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.


Elemen dalam sistem

Pada prinsipnya, setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen:

· Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.

· Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.

· Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.

· Lingkungan, tempat di mana sistem berada.


Jenis sistem

Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:

Atas dasar keterbukaan:

· sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.

· sistem tertutup.

Atas dasar komponen:

· Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.

· Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.


Karakteristik Sistem

Untuk memahami atau mengembangkan suatu sistem, kita perlu

membedakan unsur-unsur dari sitem yang membentuknya. Berikut ini

karakteristik sistem yang dapat membedakan suatu sistem dengan sistem

lainnya.

1. Batasan (Boundary) : Penggambaran dari suatu elemen/unsure mana

yang termasuk di dalam sistem dan mana yang di luar sistem.

2. Lingkungan (Environment) : Segala sesuatu di luar sistem, lingkungan

menyediakan asumsi, kendala, dan input terhadap suatu sistem.

3. Masukan (Input) : Sumber daya (data, bahan baku, peralatan, energi)

dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi oleh suatu sistem.

4. Keluaran (Output) : Sumber daya atau produk (informasi, laporan,

dokumen, tampilan di layar komputer, barang jadi) yang disediakan untuk

lingkungan sistem oleh kegiatan dalam suatu sistem.

5. Komponen (Components) : Kegiatan-kegiatan atau proses dalam suatu

sistem yang mentransformasikan input menjadi bentuk setengah jadi

ataupun output. Komponen ini bisa subsistem dari sebuah sistem.

6. Interface : Tempat dimana komponen atau sistem dan lingkungannya

bertemu atau berinteraksi.

7. Penyimpanan (Storage) : Area yang dikuasai dan digunakan untuk

penyimpanan sementara dan tetap dari informasi, energi, bahan baku,

dan sebagainya. Penyimpanan merupakan suatu media penyangga

diantara komponen sistem yang memungkinkan komponen tersebut


Sistem Logik dan Sistem Fisik (Logical and Physical System)

Terdapat dua macam penggambaran sistem secara umum, khususnya yang

menyangkut fungsi dan bentuk dari sistem, yaitu sistem logik dan sistem fisik.

a. Sistem Logik (Logical System)

Sistem logik menjelaskan fungsi dan tujuan dari sistem tanpa

menyinggung hal-hal yang bersifat fisik dimana sistem itu

diimplementasikan. Sebuah sistem logik adalah representasi dari

independensi dari teknologi. Maksudnya, dalam sebuah aplikasi sistem

kita harus mendapatakan spesifikasi logik dan berfungsi secara tepat

untuk memperoleh pemahaman bagaimana memilih diantara berbagai

alternatif implementasi fisik. Lebih dari itu, biaya dan tenaga untuk

merubah suatu sistem akan meningkat ketika kita melakukan

implementasi lebih jauh pada sarana fisiknya.

b. Sistem Fisik (Physical System)

Sistem fisik juga merupakansebuah penggambaran atau abstraksi, tetapi

sistem ini menggunakan symbol dan notasi untuk menunjuk bentuk fisik,

tentang bagaimana dan dimana sistem beroperasi.

Contoh yang menggambarkan perbedaan sistem logik dan sistem fisik :

Sistem dalam pendaftaran atau regristrasi kuliah. Dari sistem logik akan

menunjukan langkah-langkah regristrasi kelas, pengecekan permintaan

kelas dengan persyaratan yang ada, adan membuat daftar mahasiswa

yang dibolehkan mengikuti kuliah tersebut. Sementara itu sistem fisik

akan menujukan cara-cara pendaftaran kelas dengan menggunakan

punched cards atau terminal komputer, pengecekan prasyarat yang

dilakukan secara manual atau elektronik (dengan membandingkan

transkip dengan diskripsi mata kuliah).

lanjut, put! »