Tampilkan postingan dengan label Implementasi Sistem Informasi # (SOFT SKILL). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Implementasi Sistem Informasi # (SOFT SKILL). Tampilkan semua postingan
0

PENERAPAN SISTEM KOMPUTER

Dalam tulisan ini saya mengambil suatu komputer sebagai suatu sistem, subsistem dari komputer tersebut adalah CPU, monitor, mouse, keyboard, harddisk, motherboard dan sebagainya.



PENERAPAN KOMPUTER SEBAGAI SUATU SISTEM

Masukan (Input) Sistem

Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran .Didalam sistem komputer, sistem operasi adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data yang dimasukkan melalui keyboard adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

Keluaran (Output) Sistem

Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna . Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supersistem.Untuk sistem komputer, informasi berupa tampilan dimonitor adalah keluaran yang dibutuhkan.

Pengolah (Process) Sistem

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.Didalam sistem komputer penerapan proses sistem dilakukan oleh processor (CPU) yg membuat data yang dimasukkan menjadi informasi yang berupa keluaran yang dibutuhkan.

Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal)

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempnyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya. Perbedaan suatu sasaran dan suatu tujuan adalah, tujuan biasanya dihubungkan dengan ruang lingkup yang lebih luas dan sasaran dalam ruang lingkup yang lebih sempit. Bila merupakan suatu sistem utama, seperti misalnya sistem bisnis perusahaan, maka istilah goal lebih tepat diterapkan. Untuk sistem akuntansi atau sistem-sistem lainnya yang merupakan bagian atau subsistem dari sistem bisnis, maka istilah objectives yang lebih tepat. Jadi tergantung dari ruang lingkup mana memandang sistem tersebut. Seringkali tujuan dan sasaran digunakan bergantian dan tidak dibedakan. Tujuan dari sistem komputer ini adalah untuk menciptakan komunikasi antara user dengan hardware (komputer).

Sekian penjelasan saya tentang Sistem Komputer, semoga artikel yang saya buat ini bermanfaat bagi pembaca. lanjut, put! »
0

Implementasi Sistem Informasi # (SOFT SKILL)

Sistem berasal dari bahasa latin (systēma) dan bahsa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika sering kali bisa dibuat.


Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.


Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.


Elemen dalam sistem

Pada prinsipnya, setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen:

· Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.

· Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.

· Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.

· Lingkungan, tempat di mana sistem berada.


Jenis sistem

Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:

Atas dasar keterbukaan:

· sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.

· sistem tertutup.

Atas dasar komponen:

· Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.

· Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.


Karakteristik Sistem

Untuk memahami atau mengembangkan suatu sistem, kita perlu

membedakan unsur-unsur dari sitem yang membentuknya. Berikut ini

karakteristik sistem yang dapat membedakan suatu sistem dengan sistem

lainnya.

1. Batasan (Boundary) : Penggambaran dari suatu elemen/unsure mana

yang termasuk di dalam sistem dan mana yang di luar sistem.

2. Lingkungan (Environment) : Segala sesuatu di luar sistem, lingkungan

menyediakan asumsi, kendala, dan input terhadap suatu sistem.

3. Masukan (Input) : Sumber daya (data, bahan baku, peralatan, energi)

dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi oleh suatu sistem.

4. Keluaran (Output) : Sumber daya atau produk (informasi, laporan,

dokumen, tampilan di layar komputer, barang jadi) yang disediakan untuk

lingkungan sistem oleh kegiatan dalam suatu sistem.

5. Komponen (Components) : Kegiatan-kegiatan atau proses dalam suatu

sistem yang mentransformasikan input menjadi bentuk setengah jadi

ataupun output. Komponen ini bisa subsistem dari sebuah sistem.

6. Interface : Tempat dimana komponen atau sistem dan lingkungannya

bertemu atau berinteraksi.

7. Penyimpanan (Storage) : Area yang dikuasai dan digunakan untuk

penyimpanan sementara dan tetap dari informasi, energi, bahan baku,

dan sebagainya. Penyimpanan merupakan suatu media penyangga

diantara komponen sistem yang memungkinkan komponen tersebut


Sistem Logik dan Sistem Fisik (Logical and Physical System)

Terdapat dua macam penggambaran sistem secara umum, khususnya yang

menyangkut fungsi dan bentuk dari sistem, yaitu sistem logik dan sistem fisik.

a. Sistem Logik (Logical System)

Sistem logik menjelaskan fungsi dan tujuan dari sistem tanpa

menyinggung hal-hal yang bersifat fisik dimana sistem itu

diimplementasikan. Sebuah sistem logik adalah representasi dari

independensi dari teknologi. Maksudnya, dalam sebuah aplikasi sistem

kita harus mendapatakan spesifikasi logik dan berfungsi secara tepat

untuk memperoleh pemahaman bagaimana memilih diantara berbagai

alternatif implementasi fisik. Lebih dari itu, biaya dan tenaga untuk

merubah suatu sistem akan meningkat ketika kita melakukan

implementasi lebih jauh pada sarana fisiknya.

b. Sistem Fisik (Physical System)

Sistem fisik juga merupakansebuah penggambaran atau abstraksi, tetapi

sistem ini menggunakan symbol dan notasi untuk menunjuk bentuk fisik,

tentang bagaimana dan dimana sistem beroperasi.

Contoh yang menggambarkan perbedaan sistem logik dan sistem fisik :

Sistem dalam pendaftaran atau regristrasi kuliah. Dari sistem logik akan

menunjukan langkah-langkah regristrasi kelas, pengecekan permintaan

kelas dengan persyaratan yang ada, adan membuat daftar mahasiswa

yang dibolehkan mengikuti kuliah tersebut. Sementara itu sistem fisik

akan menujukan cara-cara pendaftaran kelas dengan menggunakan

punched cards atau terminal komputer, pengecekan prasyarat yang

dilakukan secara manual atau elektronik (dengan membandingkan

transkip dengan diskripsi mata kuliah).

lanjut, put! »